Rabu, 10 Oktober 2012

Bersahabat dengan VOA

Kini, dua pekan terakhir saya akhirnya mendapat 'sahabat' baru yang menemani saya dalam perjalanan mengantar anak-anak ke sekolah. Ia, 'sahabat' baruku itu adalah siaran VOA News Indonesia. 

http://www.voaindonesia.com

Di Makassar, Siaran Pagi VOA bertepatan dengan aktivitas rutin mengantar anak-anak saya ke sekolah. Sebelumnya, saya hanya mendengar musik dan sesekali ngobrol bersama anak. Bahkan terkadang, anak-anak ikut tidur Tetapi lambat laun, saat VOA selalu bersuara di radio, anak-anak pun ikut menyimak setiap informasi dan berita yang dibacakan oleh presenter VOA langsung dari benua Amerika. Semula, anak saya yang bersekolah di SD Al Azhar Makassar gak percaya kalau siaran VOA ini langsung dari Amerika. Namun setelah menyimak lebih dalam dan mendengarkan presenter mengucapkan "inilah warta berita dunia yang disiarkan langsung dari Amerika". 

Jadilah Siaran Pagi VOA menjadi teman selama perjalanan. Bukan hanya informasi dunia dan dalam negeri yang kami tau, tetapi juga sejumlah pengetahuan beragam kami dapatkan. frekwensi radio yang menyiarkan VOA sudah kewajiban bagi kami di setiap pagi. Apalagi sejak sebulan terakhir, VOA menyiapkan rubrik khusus pemilihan presiden di USA, antara Barack Obama yang akan meladeni penantang Mitt Romney dari Partai Republik. Tak perlu lagi bagi saya untuk menyaksikan televisi demi mengetahui perkembangan pemilihan presiden di Amerika. Namun untuk memahami lebih dalam perkembangannya, terutama saat debat pertama, saya harus membaca koran. Anak-anak saya pun akhirnya sudah mengetahui nama presiden USA Obama dan penantangnya Matt Romney, termasuk Hillary Clinton Menteri Luar Negeri Amerika, dan sejumlah bekas presiden negeri Paman Sam. Kebetulan, saya sangat menggemari rubrik tersebut dan selalu saya nantikan. Saya menyenanginya, lalu membandingkan dengan demokarasi di Indonesia. Dan kebetulan, saat ini sedang berlangsung pemilihan gubernur Sulawesi-Selatan. Beberapa intisari dari debat dan muatan debat tersebut menjadi ilham bagi saya untuk pilkada di Sulawesi-Selatan. Setidaknya kelak, akan bermanpaat bagi perkembangan demokrasi di daerahku. 

Lain lagi bagi anak-anak saya, yang lebih menyenangi mendengar pelajaran bahasa Inggris. Katanya, meski singkat tetapi membahas kata atau kalimat sederana yang tidak mereka dapatkan di sekolahnya. Yah...sahabat baruku adalah VOA...